Uncategorized

Kesalahan Membuat Slide Presentasi HR

 

Presentasi HR adalah agenda umum di unsur Human Resource di perusahaan manapun, baik tersebut presentasi teratur mingguan, bulanan maupun presentasi yang berhubungan pengadaan suatu program eksklusif untuk menambah kinerja karyawan.

PowerPoint slides adalah bagian yang tak terpisahkan dari nyaris semua presentasi HR, terutama sebab fiturnya yang mempermudah untuk menciptakan tampilan slide, grafik dan ilustrasi yang beragam.

Akan tetapi, fitur yang modern tidak memastikan slide presentasi yang baik dan bermutu; masih tidak sedikit pelaku presentasi yang menciptakan HR PowerPoint slides dengan tampilan yang malah mengganggu untuk para audiens presentasi alih-alih menolong mereka untuk dapat memahami isi presentasi dengan baik.

Bahkan, terdapat pula pelaku presentasi yang seolah memberikan seluruh presentasi untuk slide-nya sedangkan dirinya praktis melulu membaca teks di slide itu dengan datar.

Walaupun slide yang bervariasi dapat membantu supaya audiens tertarik untuk presentasi, slide presentasi itu hanyalah perlengkapan pendukung untuk si pelaku presentasi. Jika anda ialah seorang manajer atau staf HR yang me sti mengerjakan presentasi, kamu harus meyakinkan bahwa andalah kunci presentasi tersebut, bukan slide presentasi kepunyaan anda.

Berikut ialah beberapa kekeliruan fatal yang tidak boleh dilaksanakan saat menciptakan HR PowerPoint slides:

1. Memilih template yang terlampau ramai dan tidak terkesan profesional. Presentasi HR ialah ajang serius sehingga kamu usahakan tetap setia pada template yang berkesan bersih dan profesional. Template dengan latar belakang bercorak yang terlampau ramai atau yang mempunyai kombinasi warna dan gambar menyolok barangkali hanya sesuai untuk presentasi dengan audiens anak-anak.

2. Memilih kombinasi warna yang terlampau menyolok. Dalam presentasi HR atau presentasi apapun yang serius, kombinasi warna dapat menolong dalam memisahkan antara judul dan sub judul atau menonjolkan frase penting, tetapi pilihan warna yang tidak tepat laksana huruf merah dengan latar belakang hijau tidak bakal nyaman di mata.

Cobalah memakai latar belakang yang terang tetapi bukan putih bersih laksana warna krem atau off white dengan huruf cokelat tua, hitam dan huruf-huruf gelap beda di atasnya.

3. Memilih format huruf yang tidak cukup ramah di mata. Bentuk-bentuk huruf yang terlampau meliuk atau terlampau rapat bakal menyulitkan peserta yang duduk di posisi agak jauh dari layar proyektor.

Tetaplah berpatokan pada bentuk-bentuk huruf standar laksana Arial atau Times New Roman dan batasi pemakaian huruf paling tidak sedikit tiga macam untuk memisahkan judul, sub-judul atau penjelasan dan isi.

4. Menggunakan terlalu tidak sedikit teks. Kunci dari presentasi yang baik ialah kemampuan si pembawa presentasi dalam hal mengucapkan isi presentasi dengan baik memakai media slide, bukan tidak mempedulikan slide yang mengerjakan presentasi.

Di samping itu, bila kamu memasukkan seluruh isi presentasi kamu ke dalam slide dan melulu sekedar ‘membaca’ slide tersebut, kamu bisa mendapat poin negatif dari jajaran direksi, manajemen serta karyawan yang mengekor presentasi.

5. Menggunakan terlalu tidak sedikit ilustrasi; urusan ini adalah kebalikan dari poin nomor 4, dimana pelaku presentasi memakai terlalu tidak sedikit gambar, potret dan animasi sampai-sampai mengaburkan isi pesan yang bahwasannya dari presentasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *